Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan pernyataan tegas mengenai insiden penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Dalam keterangannya usai acara open house Idul Fitri 2026 di kediamannya, Lebak Bulus, pada Sabtu malam, 21 Maret 2026, Anies menekankan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai tindak kriminalitas jalanan biasa. Anies menilai …
Anies Baswedan: Penyerangan Andrie Yunus Adalah Teror Terorganisir Terhadap Demokrasi