Sebuah kabar duka menyelimuti jajaran TNI Angkatan Darat. Truk dinas milik Yonzipur 16/Dhika Anoraga mengalami kecelakaan tunggal di lintasan jalan nasional, tepatnya di Kilometer 22, Desa Kreung Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Rabu dini hari (21/1/2026).

Insiden tragis ini merenggut nyawa satu perwira terbaik, Kapten Czi Muhammad Syauqi Ichwanto, sementara sembilan personel lainnya harus menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang diderita.

BACA JUGA : Kasus Pemerasan Perangkat Desa Pati: KPK Tegaskan Tim 8 Sudewo Murni Oknum Timses, Bukan Representasi Partai

Kronologi Kejadian

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Truk Isuzu MPS dengan nomor registrasi 3911-05 tersebut membawa sepuluh personel yang sedang dalam perjalanan menuju Banda Aceh setelah berangkat dari arah Kabupaten Bener Meriah.

Berdasarkan laporan awal, kendaraan diduga hilang kendali saat melintasi tikungan tajam di kawasan tersebut. Kondisi medan yang menantang dan cuaca di jalur pegunungan diduga menjadi faktor yang membuat kendaraan keluar dari jalur utama hingga terjadilah kecelakaan tunggal.

Menyelesaikan Bakti untuk Rakyat

Perjalanan pulang para prajurit ini membawa cerita dedikasi yang mendalam. Mereka baru saja menyelesaikan tugas mulia membangun jembatan bailey di Kampung KR Pelang, Kabupaten Aceh Tengah. Jembatan tersebut merupakan akses vital masyarakat yang sempat terputus total akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.

Sebelum bertolak pulang, para prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga sempat memastikan kelaikan jembatan dan berpamitan kepada warga setempat. Momen perpisahan tersebut dilaporkan berlangsung penuh haru, mengingat kehadiran para prajurit telah memulihkan kembali denyut ekonomi dan mobilitas warga yang sempat terisolasi.

Kondisi Korban dan Penghormatan Terakhir

Pasca-kecelakaan, seluruh korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Fauziah Bireuen. Data terkini menunjukkan:

  • 1 Personel Gugur: Kapten Czi Muhammad Syauqi Ichwanto.
  • 5 Personel Luka Berat: Sedang dalam pemantauan medis ketat.
  • 4 Personel Luka Ringan: Dalam proses pemulihan.

Jenazah Kapten Czi Muhammad Syauqi Ichwanto telah dievakuasi ke Banda Aceh untuk diterbangkan menuju rumah duka di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya dalam misi kemanusiaan, Pangdam IM memimpin langsung upacara pelepasan jenazah secara militer di Cargo Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda pada Rabu siang.

Negara memberikan penghormatan setinggi-tingginya bagi prajurit yang gugur dalam pengabdian untuk masyarakat dan bangsa.