MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan komitmennya untuk menangani kasus puluhan warga Kota Medan yang saat ini terjebak di wilayah konflik Shew Kokko, Myanmar. Penegasan ini muncul setelah mencuatnya kabar mengenai para pekerja migran Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penipuan lowongan kerja. BACA JUGA …
Nasib Ratusan WNI di Myanmar: Wali Kota Medan Upayakan Jalur Koordinasi Pusat